Toko Citra Bangunan Depok menjual IJUK klik di www.materialbahanbangunan.com
PROSES PEMASANGAN KAKABAN PADA KOLAM PEMIJAHAN IKAN LELE
Bak pemijahan lele biasanya dilengkapi dengan kakaban yang terbuat dari ijuk, Kakaban sangat berperan penting pada kolam/wadah pemijahan ikan lele, yang barfungsi sebagai tempat menempelnya telur agar tidak berserakan dan kotor karena tenggelam di dasar bak.
“mohon tidak meng copy artikel ini sembarangan karena artikel ini dibuat oleh tim www.materialbahanbangunan.com mohon sertakan sumber bila anda memang mau meng copy data kami”
Kakaban yang dari ijuk yang di sisir halus dan di jepit dengan bilah bambu atau kayu, kemudian di paku. Kakaban yang di gunakan harus bersih dari kotoran dan tidak membawa penyakit. Kakaban yang digunakan berjumlah 4-5 buah. Pemasangan kakaban dilakukan secara berjajar agar tidak mengapung dipermukaan air, Rangkaian kakaban tersebut dijepit lagi dengan bilah bambu kemudian diberikan pemberat batu atau batu bata.
Proses Pemijahan :
1. Masukan induk lele jantan dan betina yang sudah matang gonad ke dalam kolam pemijahan. Biasanya induk lele yang siap memijah akan saling berdekatan, Sebaiknya kondisi disekitar kolam pemijahan tenang agar lele tidak stress.
2. Masukan kakaban ke dalam kolam pemijahan, atur kakaban sedemikian rupa sehingga kakaban tetap berada di dasar kolam selama proses pemijahan.
3. Menutup kolam pemijahan biasanya menggunakan terpal dll, yang tujuannya untuk mencegah lele loncat dari kolam pemijahan.
4. Pemijahan biasanya akan berlangsung malam hari antara pukul 11 malam dan akan berakhir menjelang pagi.
5. Keesokan harinya telur akan terlihat menempel pada kakaban, telur yang terbuahi akan terlihat putih kekuning kuningan (bening)
6. Kakaban di angkat untuk memudahkan mengambil induk yang sudah dipijahkan. Kemudian kakaban dimasukan ke dalam kolam penetasan.
“mohon tidak meng copy artikel ini sembarangan karena artikel ini dibuat oleh tim www.materialbahanbangunan.com mohon sertakan sumber bila anda memang mau meng copy data kami”
7. Dalam rentang waktu 20-24 jam telur lele akan menetas menjadi larva, akan tetapi larva lele masih lemah biasa masih berada pada kakaban. Keesokan harinya setelah lele menetas baru larva lele meninggalkan kakaban, biasanya larva lele akan berkumpul di pojok dasar kolam, segera kakaban diangkat karena apabila kakaban tidak segera diangkat telur yang tidak menetas akan membusuk dan mencemari kolam dan biasanya telur yang tidak dibuahi akan menunjukan warna putih susu.
8. Larva lele mulai diberi makanan setelah 3 hari menetas. Pakan yang di berikan biasanya yaitu kuning telur dan cacing sutra segar. Pemberian cacing sutra dilakukan selama 20 hari, berikan cacing sutra sedikit – sedikit usakan cacing sutra selalu tersedia di kolam agar diperoleh pertumbuhan lele yang baik.
9. Setelah berumur 20 hari lele berukuran 3-4 cm lakukan penyortiran. Kemudian lele dipelihara di kolam pendederan.
Jika anda membutuhkan IJUK hubungi kami di www.materialbahanbangunan.com
Anda bisa mendapatkan semua bahan yang diperlukan di atas di toko kami www.materialbahanbangunan.com/alamat
Grosir / request alat teknik dan bangunan yang cukup sulit WHATSAPP only ya 0857-1003-2801 atau https://wa.me/6285710032801 Kita menyediakan admin khusus, silahkan chat wa di nomor tersebut. Jam aktif nya di jam 7 pagi – 5.30 sore setiap senin-sabtu.
atau untuk melihat katalog produk kami yang lain Anda dapat lihat pada website kami di www.materialbahanbangunan.com
khusus pemesanan bahan bangunan yang besar, seperti triplek, tangki air, seng, pipa, dll.
bisa hubungi nomer 0851 0000 2579 atau 0851 004 39 630 atau 7888 1702 ( khusus telfon)
“mohon tidak meng copy artikel ini sembarangan karena artikel ini dibuat oleh tim www.materialbahanbangunan.com mohon sertakan sumber bila anda memang mau meng copy data kami”
Selamat Berbelanja, Kami Tunggu Kedatangan dan Pesan
Tinggalkan Balasan