Jenis, Manfaat, Proses Plint Lantai

Toko bangunan dan alat teknik citra Depok Cinere Beji Citayam Bojong Bekasi studio alam sawangan Parung Bogor Cimanggis Cibinong Cikarang pondok Cina Jakarta. Halo customer Toko bangunan, alat teknik dan sambungan Depok citra baik reseller dan dropshiper. Kami dapat menjadi supplier anda, kami akan melakukan pengantaran sesuai dengan pesanan anda, nama pengirim sesuai dengan nama anda . Kami memiliki 12.000 varian jenis barang dari bahan bangunan, alat teknik dan sambungan. Bila mau order kami siap melayani anda. Pada artikel ini Toko kami akan membahas plint lantai, berikut beberapa rangkuman yang akan kami bahas dibawah ini?

Jenis Plint Lantai

1. Plint kayu

Plint kayu menjadi salah satu pilihan menarik untuk berbagai konsep rumah.

Jenis kayu yang biasa digunakan adalah kayu jati, merbau, kamper, dan nyatoh.

Penggunaannya bisa di ruangan depan, ruang keluarga, atau kamar.

Cara pemasangan plint ini pun cukup mudah, lo.

2. Plint PVC

Plint ini terbuat dari bahan PVC dan tahan terhadap air juga rayap.

Plint jenis ini juga kerap jadi pilihan karena terbilang praktis dan sederhana.

3. Plint Alumunium

Plint jenis ini memang jarang diaplikasikan untuk rumah.

Di pasaran, plint aluminium ada yang berbentuk tegak lurus dan ada yang berdesain melengkung.

4. Plint MDF dan HDF

Kayu olahan bisa jadi pilihan alternatif terbaik untuk rumah impian.

Plint jenis ini memiliki kualitas yang cukup banding sama seperti yang lainnya.

5. Plint Granit

Plint granit bisa menampilkan estetika yang cukup menawan.

Plint granit dapat memperindah interior ruangan menjadi semakin mewah dan berkelas.

6. Plint Keramik

Plint lantai keramik biasanya digunakan untuk rumah minimalis.

Biasanya, plint jenis ini digunakan dari sisa keramik lantai rumah.

Namun, saat ini sudah tersedia di berbagai toko bangunan.

Ada berbagai model unik

Proses dan Cara Pasang Plint Lantai

1. Pilih Material Plint Lantai yang Diinginkan

Sebetulnya, tak ada kewajiban tertentu dalam memilih plint lantai dan kamu bisa menentukan pilihan sesuai keinginan.

Namun, untuk hasil terbaik, tak ada salahnya mengikuti panduan memilih plint lantai berikut ini:

Pilihlah plint lantai yang warnanya senada dengan warna lantai, pintu, dan dinding.

Bila plint lantai yang dipilih warnanya tak senada, siapkan langkah tambahan untuk merapikannya.

Pertimbangkan ukuran plint lantai untuk ornamen tambahan.

Pertimbangkan kebutuhan tambahan pada plint lantai seperti untuk kabel, dll.

2. Persiapkan Pemasangan Plint Lantai

Saat akan memasang plint lantai, pertimbangkanlah untuk membuat sedikit jarak antara wall plate dengan plintnya kurang lebih 10-15.

Hal ini diperlukan karena biasanya, produsen membuat plint lantai dengan ketebalan 14.

Bila tak diberi jarak, maka plint yang kamu beli kemungkinan tak bisa digunakan dan kamu harus membeli plint lantai baru.

3. Potong Bagian Sudut dan Sambungan Plint

Pemasangan plint sebaiknya dimulai dari sudut-sudut ruangan agar memudahkan proses pemasangan selanjutnya.

Bentuklah plint menjadi bentuk untuk bagian sudut, lalu siapkan juga sambungannya.

Untuk memotong bagian sudut, kamu bisa menggunakan alat khusus untuk memotong siku bernama stuslo.

Pastikan plint dipotong pada cetakannya dengan sudut kemiringan 45 derajat.

4. Pemasangan Tiang Alas

Untuk menyambungkan plint dengan dinding, terlebih dahulu harus membuat tiang alas dengan mengebornya langsung ke dalam dinding.

Jika kamu akan mengencangkan plint ke tiang alas menggunakan sekrup, maka pastikan tiang alas dibuat cukup baik agar pemasangan plint kokoh.

Namun, bila pengencang plint bukanlah sekrup, langkah ini biasanya tak perlu dilakukan.

5. Sambungkan Semua Plint Lantai

Cara pasang plint lantai termudah agar semua potongannya dapat tersambung ialah menggunakan lem.

Pertama-tama, olesi lem pada bagian permukaan dinding dan lantai yang akan dipasangi plint.

Setelah itu, oleskan juga lem pada bagian permukaan plint secara merata.

Diamkan beberapa saat, lalu sambungkan kedua bagian tersebut.

Di tahap terakhir ini, kamu tinggal mengencangkan plint dengan sekrup atau alat pengencang lainnya agar plint tidak copot

Manfaat Plint Lantai

Plint lantai adalah elemen dekorasi interior yang biasa dipasang di sudut pertemuan antara ujung lantai dan ujung dinding.

Jangan salah, plint lantai bukan hanya sekadar elemen dekorasi interior rumahmu, namun juga untuk membantu kemudahan di rumah!

Fungsi utamanya yaitu untuk menjaga ujung dinding dan lantai agar tetap bersih dan terhindar dari berbagai kejadian yang merusak.

Selain itu, plint lantai juga dapat membantu mencegah debu dan kotoran berkumpul di sudut tembok yang akan sangat menyusahkan untuk dibersihkan.

Berikut ini beberapa manfaat plint lantai lainnya:

Menjaga kebersihan dinding dari kotoran di lantai

Membuat sudut dinding dan lantai terlihat lebih simetris dan lebih indah

Memudahkan proses pengerjaan acian pada sudut dinding

Melindungi dinding bawah agar tak mudah keropos

Melindungi dinding bawah dari berbagai gesekan

Mencegah debu dan kotoran berkumpul di sudut antara dinding dan lantai

jenis material plint,

beberapa pilihan material plint lantai yang bisa kamu coba.

1. Plint Kayu Solid

Persis seperti manfaat material kayu untuk elemen rumah lainnya, material plint lantai kayu juga dapat menjadi pelengkap lantai yang manis.

Tambahan material kayu di dinding bawah rumah akan semakin menguatkan kesan mewah dan elegan di seluruh area rumah.

Jenis kayu yang biasa digunakan untuk plint lantai adalah kayu jati, kamper, merbau, dan nyatoh.

2. Plint PVC

Sesuai namanya, plint PVC atau Polyvinyl Chloride adalah plint yang terbuat dari material vinyl berkualitas bagus.

Keuntungan dari plint PVC adalah materialnya yang terkenal tahan terhadap air dan juga serangan rayap.

Kamu bisa memilih beragam ukuran plint PVC yang tersedia di pasaran, mulai dari lebar 6 cm, 8 cm, hingga 10 cm.

3. Plint Aluminium

Jenis plint yang satu ini juga tak kalah kuatnya karena terbuat dari material aluminium atau stainless steel.

Daya tahannya tentu paling baik dibandingkan material lainnya karena plint aluminium takkan rusak oleh air ataupun oleh rayap.

Plint aluminium tersedia dalam dua pilihan desain, yaitu yang tegak lurus dan yang berbentuk melengkung.

4. Plint Plastik

Plint plastik bisa menjadi sebuah pilihan yang lebih murah namun tetap berkualitas untuk melindungi sudut dinding bawah rumahmu.

Material plastik sudah terkenal daya tahannya dan juga tersedia dalam beberapa model yang menarik dan tetap fungsional.

Beberapa model plint plastik tak hanya berguna untuk melindungi dinding, namun juga untuk menyembunyikan kabel-kabel agar tak semrawut.

5. Plint MDF

Plint MDF berarti plint yang terbuat dari kayu olahan atau Medium Density Fiber.

Meskipun tak seawet plint kayu solid, namun harga plint MDF jauh lebih murah dengan kualitas dan tampilan yang sangat baik.

Permukaan plint MDF juga sangat halus, sehingga tetap cocok digunakan pada berbagai gaya desain rumah.

Anda dapat memesan dan membeli semua barang yang ada pada artikel di atas, anda dapat memesan secara online di Tokopedia bukalapak Shoppie dengan nama toko bangunan citra. Anda dapat melihat seluruh katalog produk yang kami jual berupa bahan bangunan, alat teknik serta  barang sambungan ada juga alat alat safety. Toko citra terletak di jalan Margonda raya no 473 Depok, posisi sebrang RS bunda Margonda depok. Anda dapat  menghubungi kami di 021 77202571/ 021 7751552/ 021 78881701. Atau WhatsApp di 0857 100 3 2801.Jika Anda Berminat Silahkan Datang Ke Toko Bangunan citra Alamat Kami di www.materialbahanbangunan.com/alamat Toko kami buka setiap hari dari jam 7 pagi sampai 8 malam. Kecuali hari Minggu, Rabu dan Kamis kami buka dari jam 7 pagi dan tutup jam 5 sore.selamat berbelanja…


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *