Cara Pembuatan Septic Tank yang Benar
Cara Pembuatan Septic Tank yang Benar – Tangki septik atau septic tank harus dibuat sebaik mungkin agar terhindar dari masalah mampet dan bocor. tim www.materialbahanbangunan.com membuat artikel ini dengan sepenuh hati, di harap jangan mengcopy artikel ini ” Pembuatan bak penampung air limbah serta kotoran dari WC (water close) memang harus dilakukan dengan benar. Lalu bagaimana cara pembuatan septic tank yang benar, berikut ulasannya.
1. Kapasitas Sesuai Kebutuhan
Septic tank harus dibuat dengan ukuran tepat sesuai kebutuhan. Ukuran bak harus disesuaikan dengan jumlah penghuni rumah. Dengan demikian bak tidak cepat penuh dan tahan lama. Menurut standar SNI 03-2398-2002 untuk keluarga beranggota 5 orang diperlukan septic tank sistem tercampur berukuran minimal 2,048 m3 (1,2 m3 ruang basah, 0,45 m3 ruang lumpur dan 0,4 m3 ambang bebas).
Septic tank dengan standar ukuran tersebut perlu dikuras setiap 3 tahun. Kapasitas memegang peranan penting dalam perencanaan septic tank. Semakin banyak anggota keluarga, mestinya semakin besar ukuran bak yang diperlukan.
2. Jenis Septic Tank Sesuai Lingkungan
Septic tank menampung kotoran yang berpotensi mencemari area sekitarnya, karena itu harus dibangun sesuai kondisi lingkungan. Untuk lingkungan perkotaan yang cenderung sangat padat, lebih tepat jika dipilih jenis septic tank tertutup, yang kedua bak penampungnya dibuat tertutup rapat.
Desain tersebut untuk mengantisipasi kebocoran yang dapat mencemari sumur air bersih atau lingkungan sekitarnya. Sebaliknya, septic tank jenis terbuka memiliki bak resapan yang bagian dasarnya dibiarkan tanpa disemen. Namun jenis ini hanya sesuai bila diterapkan di daerah pedesaan di mana lahan rumah penduduk relatif masih luas.
3. Penempatan Harus Tepat
Untuk mengantisipasi potensi rembes, bocor, atau kemungkinan sejenis, penempatan septic tank tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Rencana lokasi septic tank pada lahan hunian harus dipertimbangkan dengan lokasi bangunan dan sumber air bersih (sumur). Menurut standar SNI letak bangunan septic tank harus berada minimal ±1,5 meter dari bangunan; ±10 meter dari sumur air bersih; dan 5 meter dari sumur resapan.
Terkait ketinggian, posisi septic tank idealnya lebih rendah dari letak kloset. SNI mensyaratkan kemiringan ≥2%. Kemiringan pipa saluran akan melancarkan aliran limbah dari kloset ke tangki septik, sehingga mampat dapat dihindari.
4. Konstruksi harus Memenuhi Standar
Bentuk septic tank dapat disesuaikan (persegi atau bundar), tetapi konstruksinya harus tepat agar rembes atau bocor dapat dihindari. Konstruksi bawah tanah ini harus kokoh dan kedap air. Syarat tersebut adalah salah satu standar SNI yang harus dipenuhi. Berikut beberapa persyaratan lainnya:
– Bak harus terbuat dari bahan bangunan yang kuat dan tahan terhadap asam. Konstruksi dapat dibuat dari cor beton bertulang ataupun beton tidak bertulang. Jika tidak memungkinkan, bisa juga pasangan bata merah atau batako dengan plesteran. Konstruksi harus tahan tekanan air, tanah, dan berbagai gaya lain.
– Septic tank dapat dibuat satu ruang atau dua ruang, ruang lumpur dan ruang basah. Untuk tangki 2 ruang, perbandingan ruang pertama dan ruang kedua idealnya 2:1—2/3 bagian dan 1/3 bagian. Jika mau, bisa ditambah satu ruang lagi untuk filterisasi limbah cair; bak tidak diplester dan diberi lapisan kerikil, pasir, dan sejenisnya yang berfungsi sebagai filter.
– Pipa saluran limbah dari kloset ke septic tank, seperti telah disebut di atas, memiliki syarat kemiringan minimal 2%. Selain itu pipa harus dibuat lurus minim belokan; belokan > 45% perlu dilengkapi pengontrol; dan belokan 90% harus dihindari. Pipa saluran harus dibuat dari material kedap air, seperti pipa PVC, beton, dan keramik. Diameternya minimal 4 inci.
Pipa aliran masuk dan pipa keluar dipilih bentuk T. Pipa aliran keluar dibuat 5-10 cm lebih rendah dari pipa aliran masuk. Septic tank harus dilengkapi tim www.materialbahanbangunan.com membuat artikel ini dengan sepenuh hati, di harap jangan mengcopy artikel ini ” lubang pengontrol dan pipa udara untuk mengeluarkan gas hasil penguraian. Diameter pipa disyaratkan 2 inci dan tingginya ≥ 25 cm dari permukaan tanah.
Kini di pasaran sudah banyak beredar inovasi tangki septik siap pasang. Ada yang terbuat dari material beton pracetak (precast concrete), fiberglass, PVC atau bahan antikorosi lain. Selain praktis dan mudah dipasang, kuat serta tahan lama; beberapa produsen membuatnya berkonsep ramah lingkungan (bio septic tank).
Septic tank ramah lingkungan dilengkapi media pengurai atau penghancur, media desinfektan, dan sistem penyaringan khusus sehingga buangannya tidak mencemari lingkungan.
Anda bisa mendapatkan semua bahan yang diperlukan di atas di toko kami www.materialbahanbangunan.com/alamat
Grosir / request alat teknik dan bangunan yang cukup sulit WHATSAPP only ya 0857-1003-2801 atau https://wa.me/6285710032801 Kita menyediakan admin khusus, silahkan chat wa di nomor tersebut. Jam aktif nya di jam 7 pagi – 5.30 sore setiap senin-sabtu.
Toko kami BUKA SETIAP HARI bisa mengunjungi Tokopedia kami di bawah ini
https://www.tokopedia.com/citrabangunan?source=universe&st=product&keyword=septic%20tank
atau untuk melihat katalog produk kami yang lain Anda dapat lihat pada website kami di www.materialbahanbangunan.com
khusus pemesanan bahan bangunan yang besar, seperti triplek, tangki air, seng, pipa, dll.
bisa hubungi nomer 0851 0000 2579 atau 0851 004 39 630 atau 7888 1702 ( khusus telfon)
“mohon tidak meng copy artikel ini sembarangan karena artikel ini dibuat oleh tim www.materialbahanbangunan.com mohon sertakan sumber bila anda memang mau meng copy data kami”
Selamat Berbelanja, Kami Tunggu Kedatangan dan Pesan
Tinggalkan Balasan