Macam Jenis baut Skrup dan Ukuran Baut Skrup – Depok

Toko Citra Bangunan Depok menjual skrup spandek klik di www.materialbahanbangunan.com

 

 

Mengenal berbagai macam jenis, bentuk dan ukuran baut, sekrup yang sering dipasangkan untuk baja ringan

 

Fungsi Utama: Seperti pada paku, sekrup dan baut juga berguna untuk menyatukan, melekatkan dan mengokohkan 2 bagian pada suatu sambungan.

Sekrup dan baut merupakan salah satu komponen vital dalam pemasangan suatu rangka baja ringan di bagian manapun. Karena kuat atau tidaknya suatu sambungan ditentukan dari pemasangan, ukuran dan jenis sekrup dan baut yang digunakan.

 

  • Perbedaan Sekrup dan Baut

Baut memiliki ulir tidak penuh dalam artian ulirnya tidak sampai pada kepala baut. Sedangkan sekrup ulirnya penuh hingga mencapai kepala sekrup tersebut.

Umumnya baut tidak menggunakan obeng melainkan kunci, sedangkan sekrup menggunakan driver berupa obeng.

Baut biasanya dilengkapi dengan mur (nut) sedangkan sekrup tidak

  • Ukuran Sekrup Berdasarkan Pemasangan
  1. Ukuran sekrup yang ideal untuk pemasangan kuda-kuda baja ringan adalah 10-12 x 19-20 mm
  2. Ukuran sekrup yang ideal untuk pemasangan reng baja ringan adalah 10 x 16 mm
  3. Untuk memasang genteng metal, jenis sekrup yang digunakan adalah sekrup wafer head yang khusus untuk genteng metal
  4. Untuk pemasangan atap spandek bisa menggunakan 2 ukuran sekrup yaitu sekrup roofing 12 x 50 mm dan sekrup roofing 12 x 70 mm.
  • Jenis Sekrup, Baut Baja Ringan

Sekrup atau baut yang sering digunakan sebagai pengencang suatu sambungan baja ringan adalah sebagai bertikut:

  1. SDS (Self Drilling Screw)

Baut roofing atau roofing screw yang sering disebut Baut Galvalum atau Baut SDS adalah salah satu pengencang  yang sering digunakan untuk kebutuhan suatu konstruksi bangunan khususnya baja ringan. Jenis baut ini sering dipasangkan pada kayu, besi dan juga alumunium

  1. Sekrup gypsum

Jenis sekrup ini sering dipasangkan dengan ternit, triplek dan gypsum pada rangka plafon baja ringan. Terdapat 2 jenis (ujung runcing dan pipih) dan 3 warna (putih, hitam, abu2)

 

  • Anchor atau dynabolt mempunyai tiga elemen utama

Baut Berulir, Baut berulir sendiri memiliki bentuk yang hampir mirip dengan mur namun baut berulir ini lebih lancip seperti paku.  Semakin ke-ujung ulirnya, maka akan semakin mengecil.

Selongsong Silinder, Selongsong silinder ini akan membesar saat baut berulir dimasukkan kedalamnya.

  • Ring atau Cincin, fungsi sebagai penahan.

Dilihat dari pengaplikasian atau pemasangannya secara umum dynabolt terbagi menjadi 4 jenis diantaranya:

  1. Chemical Anchor

Chemical anchor merupakan anchor atau dynabolt yang memakai campuran zat kimia yang berfungsi sebagai pengikat dengan benda sebagai penambah kekuatan agar tahan dengan kondisi seperti air, air laut dan masih banyak lagi.

Chemical anchor ini utamanya dipasang pada beton tetapi bisa juga dipasangkan pada batu maupun tembok batu bata.

  1. Anchor tanpa bahan kimia

Merupakan jenis anchor yang tidak dicampuri dengan bahan kimia dalam pemasangannya. Cara pemasangan jenis anchor ini adalah dengan cara di bor terlebih dahulu pada bagian yang akan di pasangkan.

Sistem kembang di dalamnya membuatnya jenis anchor ini akan semakin kuat jikan di tarik.

  1. Anchor klasik

Merupakan jenis anchor atau dynabolt yang cara pemasangannya dengan cara di tanam atau bersamaan dengan pembuatan tembok ataupun dak beton.

  1. Dynabolt dalam baja ringan

Seperti pada pemasangan dynabolt pada umumnya namun dynabolt jenis ini nantinya akan dipasangakan dengan kuda-kuda baja ringan yang menyatu dengan tembok.

Jenis dynabolt ini biasanya sering di aplikasikan pada kanopi baja ringan untuk menyatukan kanopi dengan tembok agar kanopi kuat dan kokoh

Silahkan chat wa kami di 085710032801 / https://wa.me/6285710032801 untuk pemesanan barang dengan admin khusus kami siap membantu anda

kami tunggu pesanan anda