FITTING

FITTING

  1. Pengertian fitting dalam pekerjaan pemipaan adalah sebuah bagian dari instalasi pemipaan yang berfungsi sebagai penyambung antar pipa dan sebagai bagian akhir pemipaan/outlet fitting.    Ada berbagai jenis fitting dari berbagai bahan, fitting yang umum dipakai misalnya: Elbow, Tee, Wye (wyes), Cross (crosses), Coupling, Union,Fitting kompresi (compression fitting), Caps, Plugs, dan Valve.    Akan kita bahas satu persatu jenis jenis dan macam fitting. “Jangan mengkopi atau menduplikat artikel ini tanpa menuliskan sumber artikel dari https://materialbahanbangunan.com”
  2. Jenis-jenis fitting

-Elbow=>Banyak orang menyebut elbow sebagai “ells”, fungsi dari elbow/ells adalah untuk mengubah arah pipa. Dalam praktek pemipaan sering ditemui perubahan arah pipa dan itu hal yang lazim dalam sebuah instalasi, umumnya elbow tersedia dengan ukuran sudut 45 dan 90 derajat, meskipun bias di dapatkan ukuran lainnya.Untuk elbow jenis PVC koneksi menggunakan lem dan tidak jarang juga kita jumpai dengan sistem ulir/drat. Sementara untuk elbow jenis besi maupun galvanis koneksi umumnya menggunakan sistem ulir /drat dan last.

“Jangan mengkopi atau menduplikat artikel ini tanpa menuliskan sumber artikel dari https://materialbahanbangunan.com”

-Tee, Wye dan Cross=> Tee , wye maupun cross fungsi utamanya adalah menggabungkan beberapa jalur pipa kea rah satu pipa atau sebaliknya dari satu pipa ke beberapa pipa pembagi. Tee maupun wye memiliki satu input dan dua output (atau sebaliknya), terbagi dengan sudut 90 maupun 45 derajat. Perbedaan antara tipe tee dan wye adalah pada tekstur sudutnya, pada wye di terapkan arah aliran yang di harapkan sesuai aliran instalasi dan menggunakan tekstur langsam, sementara tipe tee dengan sudt tegas 90 derajat maupun 45 derajat pada sudutnya.    Sementara itu jenis cros memiliki satu input dan tiga output ( atau sebaliknya) yang berpotongan dengan sudut 90 derajat.

-Coupling dan Union=>Coupling dan union tersedia dalam berbagai ukuran tergantung desain instalasi yang akan di kerjakan. Fungsi utamanya hanya untuk menyambungkan dua pipa atau tubing. Desain untuk coupling dan union biasanya di buat pendek .    Perbedaan antara coupling dan union adalah: kopling dirancang untuk sebuah koneksi instalasi pipa semi permanen dengan sambungan pengelasan di tempat, sebagian juga dengan penyambungan dengan mur baut , sementara union dirancang untuk penyambungan yang mudah di lepas setiap saat

“Jangan mengkopi atau menduplikat artikel ini tanpa menuliskan sumber artikel dari https://materialbahanbangunan.com”

BACA ARTIKEL YANG LAIN  Kabel Roll Listrik Rusak ? Beginilah Cara Memperbaikinya Depok

-Caps dan Plug=>Pada kedua komponen material ini pada dasarnya berfungsi sama namun dengan cara atau metode berbeda. Caps adalah sebagai penutup ujung pipa penuh (menjadi buntu) sedangkan plugs adalah menutup ujung pipa tetapi di pasang sejenis stopper pada ujungnya.

-Fitting Kompresi=>Pada fitting kompresi terdapat bagian: bodi, nut, dan gasket ring ( ferule). Dengan menggunakan tekanan untuk memperkuat koneksi sehingga mencegah kebocoran. Fitting ini banyak di gunakan dalam bidang industri maupun perumahan.

-Valve=> Valve kadang masih di anggap sebagai fitting bagi sebagian orang , namun lainnya memisahkan valve sebagai material jenis tersendiri. Fungsi utama dari valve adalah mengontrol aliran cairan maupun gas yang melalui sistem.    Jenis valve akan saya posting pada kesempatan selanjutnya , sepintas ada beberapa jenis yaitu: butterfly valve, gate valve, globe vave dan ball valve.

“Jangan mengkopi atau menduplikat artikel ini tanpa menuliskan sumber artikel dari https://materialbahanbangunan.com”

kalo mau beli di sini aj ya https://www.tokopedia.com/citrabangunan?keyword=fitting