Bahaya Las Listrik Depok Jakarta

Bahaya Las Listrik

1. Bahaya Sinar dan Cahaya.

Saat proses pengelasan berlangsung sinar yang dihasilkan adalah sinar ultraviolet dan sinra analitik. Kedua sinar ini memiliki dampak yang cukup buruk untuk kesehatan mata. Jika kita sering terpapar sinar ini maka mata akan terasa sakit dan terasa seperti benda lain yang ada di dalam mata. Rasa sakit tersebut biasanya terjadi selama 6-12 jam dan akan kembali normal setelah 48 jam.

Sementara bahaya sinar matahari untuk kesehatan mata adalah pembengkakan pada mata kelopak, menyebabkan penyakit kornea dan kerabunan. Sinar hitam ini tidak terlihat dan tidak terasa, sehingga kita wajib waspada.

Selain sinar ultraviolet dan analitik, proses pengelasan juga menimbulkan cahaya tampak. Jenis cahaya ini akan menyebabkan mata akan terasa cepat Lelah dan jika terpapar lebih lama mata akan menjadi sakit atau iritasi mata.

2. Kecelakaan Karena Listrik.

Listrik merupakan sumber utama untuk proses las listrik , sehingga tidak memerlukan peralatan las dengan baik maka dapat menyebabkan kebocoran aliran listrik. Selain itu kabel las, pemegang (pemegang elektroda) juga harus benar-benar terisolator, jika tidak terisolator dengan baik dapat menyebabkan kita tersengat listrik.

3. Bahaya Debu dan Gas dalam Asap Las.

Setiap proses pengelasan menghasilkan debu dan asap. Untuk debu pengelasan 0,3 – 0,3 mikrometer. Sementara kita tidak menggunakan topeng, maka debu tersebut akan masuk ke paru-paru karena yang mampu menyingkirkan bulu debu dengan ukuran lebih dari 0,5 mikrometer.

Jenis gas yang dihasilkan dalam proses pengelasan adalah gas CO, CO2, Gas Ozon, NO dan NO2. Jika kita menghirup gas maka dari itu awal kita akan berkurang, setelah itu mendorong kepala dan badan kita akan lemas. Jika diperlukan, gunakan yang ada di dalam ruangan terbuka atau ruangan yang cukup, jika perlu gunakan hexos untuk sirkulasi udara.

4. Bahaya Percikan dan Terak Las.

Setiap proses pengelasan pasti menghasilkan percikan las atau percikan, percikan las yang masih panas ini dapat menembus sarung tangan, baju dan juga dapat masuk dalam sepatu. Jika kita membiarkan demikian dapat menyebabkan luka bakar pada bagian tubuh kita, sehingga membuat seluruh bagian tubuh kita terlindungi oleh bahan dari kulit atau yang tahan api.

Selain percikan, Ada juga terak las atau terak yang juga dapat kulit kita jika masih dalam keadaan cair atau panas Terak ini hanya terjadi pada proses pengelasan yang jenis pelindungnya menggunakan fluks pada kawat las nya seperti proses las SMAW, FCAW dan juga SAW.

5. Bahaya Ledakan.

Ledakan sering terjadi pada proses pengelasan pada tangki atau tempat penyimpanan bahan bakar. Perlu bantuan khusus sebelum mengelas pada produk yang dibutuhkan proses penyelesaian pada bagian dalam, menyediakan sirkulasi udara agar gas yang ada di tangki dapat keluar saat proses pengelasan berlangsung.

Selain itu, Anda dapat melakukan proses pengelasan dengan teman atau rekan Anda, ini mendukung jika Anda berada di dalam tangki yang ada di luar tangki. Terjadi jika terjadi sesuatu teman Anda dapat meminta bantuan atau menolong Anda.

6. Bahaya Kebakaran.

Kebakaran dapat terjadi saat mengelas jika lingkungan tempat kita melakukan pengelasan minyak, kayu, kertas dan bahan yang mudah terbakar. Percikan pada bahan yang akan menyebabkan kebakaran, buatlah tempat Anda mengelas dari bahan yang mudah terbakar.

  1. Bahaya Jatuh

Saat ini di industri, materi diterbitkan tidak baik. Membuat kita mudah tersandung dan terjatuh. Bahaya jatuh disini bisa bahaya kejatuhan material, bahaya jatuh dari ketinggian dan bahaya jatuh karena tersandung.

Persiapan material dan pas yang tidak dapat menyebabkan material yang terpasang akan terlepas dan menjatuhi bagian tubuh kita, jadi saat di lapangan tempat kerja Anda menggunakan sepatu keselamatan untuk melindungi kaki dari bahaya jatuh.

Saat bekerja mengingat kita harus bekerja ditempat yang tinggi, hal tersebut membuat kita jatuh dari ketinggian. Bagaimana saat Anda bekerja diketinggian menggunakan sabuk pengaman, agar bisa kita bawa kita masih tetap di atas dan bahaya jatuh dapat dihindari.

Daftar bahaya saat melakukan pengelasan di atas dapat kita hindari jika kita disiplin dalam berperilaku dan memakai alat keselamatan kerja pengelasan . Semoga artikel di atas dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda, selalu berhati hati dalam bekerja dan jangan lupa untuk berdoa.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *