Lem Epoksi: Pengertian, Fungsi, Dan Jenisnya Depok Jakarta

Lem Epoksi: Pengertian, Fungsi, Dan Jenisnya

Untuk mengenal lem epoksi atau epoxy adhesive, tentu pertama-tama kita perlu mengetahui dulu apa komponen penyusunnya. Epoksi adalah bahan yang dibuat “tim www.materialbahanbangunan.com membuat artikel ini dengan sepenuh hati, di harap jangan mengcopy artikel ini ” dari polimerisasi campuran dua senyawa, resin dan hardener. Ketika resin dicampur dengan katalisator spesifik, curing akan terinisiasi. Pada proses inilah terjadi reaksi kimia yang menyebabkan adanya ikatan kovalen antara resin dan gugus amine dari hardener yang berupa katalisator. Hasilnya terbentuk bahan yang memiliki kekuatan dan kepadatan tertentu yang selanjutnya dikenal sebagai epoksi.

Memperhatikan proses curing dengan menjaga suhunya sangat penting untuk memastikan kualitas epoxy adhesive. Demikian juga pemilihan resin serta hardenernya. Aspek-aspek seperti kekuatan mekanis hingga ketahannya terhadap bahan kimia dipengaruhi oleh hal-hal tersebut. Karakter tertentu pun bisa dikuatkan dengan modifikasi pada proses pencampuran dan pemilihan bahan resin serta hardener. Contoh supaya lem memiliki ketahanan lebih baik terhadap panas, listrik, dan air.

Fungsi Lem Epoksi

Epoksi merupakan lem modern yang dibuat untuk mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi lem tradisional seperti lem kak. Adhesive ini juga telah dimanfaatkan untuk berbagai keperluan pengeleman dengan kondisi dan aplikasi beragam.

Secara umum, epoksi berguna sebagai lem struktural. Jenis lem ini selain berfungsi merekatkan media juga berfungsi mengisinya. Pada banyak kesempatan lem ini dapat diandalkan untuk perbaikan bagian-bagian media yang berlubang.

Satu Komponen dan Dua Komponen

Lem epoxy bisa dibedakan menjadi dua, yakni 1 k atau 1 komponen dan 2 k atau dua komponen.

1 K

Lem epoksi satu komponen atau 1 K umumnya memiliki perfoma yang baik untuk “tim www.materialbahanbangunan.com membuat artikel ini dengan sepenuh hati, di harap jangan mengcopy artikel ini ” memenuhi kebutuhan pengeleman mental. Lem ini juga memiliki daya rekat baik dan tahan terhadap berbagai bahan kimia.

2 K

Lem epoksi dua komponen berbeda dengan 1 komponen di mana proses katalisasinya terjadi pada suhu lingkungan dan bisa ditingkatkan dengan kenaikan suhu. Jenis adhesive ini cocok untuk pengeleman yang membutuhkan resistensi terhadap tekanan beban yang besar.

Tidak untuk Semua Pengeleman

Lem epoxy tidak bisa digunakan untuk semua tipe perekatan. Pada dasarnya, tiap jenis perekatan memang memerlukan adhesive yang berbeda-beda. Contohnya untuk perekatan laminasi, Anda justru tak disarankan menggunakan lem epoksi melainkan lem resin alifatik seperti Crossbond.

Anda bisa mendapatkan semua bahan yang diperlukan di atas di toko kami www.materialbahanbangunan.com/alamat

Grosir / request alat teknik dan bangunan yang cukup sulit WHATSAPP only ya 0857-1003-2801 atau https://wa.me/6285710032801 Kita menyediakan admin khusus, silahkan chat wa di nomor tersebut. Jam aktif nya di jam 7 pagi – 5.30 sore setiap senin-sabtu.

Toko kami BUKA SETIAP HARI bisa mengunjungi Tokopedia kami di bawah ini

https://www.tokopedia.com/citrabangunan?keyword=lem

atau untuk melihat katalog produk kami yang lain Anda dapat lihat pada website kami di www.materialbahanbangunan.com

khusus pemesanan bahan bangunan yang besar, seperti triplek, tangki air, seng, pipa, dll.

bisa hubungi nomer 0851 0000 2579 atau 0851 004 39 630 atau 7888 1702 ( khusus telfon)

“mohon tidak meng copy artikel ini sembarangan karena artikel ini dibuat oleh tim www.materialbahanbangunan.com mohon sertakan sumber bila anda memang mau meng copy data kami”

Selamat Berbelanja, Kami Tunggu Kedatangan dan Pesan


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *