Check Valve – Pengertian,Jenis-jenis, Fungsi Serta Cara Kerja Depok

Check Valve – Pengertian,Jenis-jenis, Fungsi Serta Cara Kerja

Sebelum membahas mengenai Check Valve,apa sebenarnya Valve itu?

Valve adalah sebuah perangkat yang terpasang pada sistem perpipaan, yang berfungsi untuk mengatur, mengontrol dan mengarahkan laju aliran fluida “tim www.materialbahanbangunan.com membuat artikel ini dengan sepenuh hati, di harap jangan mengcopy artikel ini ” dengan cara membuka, menutup atau mengalirkan sebagian fluida guna mendapatkan pressure yang diinginkan

Apa yang dimaksud dengan Check Valve

Check Valve adalah alat(valve) yang digunakan untuk mengatur fluida(gas,cair) hanya mengalir ke satu arah saja dan mencegah aliran ke arah sebaliknya(backflow).

Check Valve tidak menggunakan handel untuk mengatur aliran, tapi menggunakan gravitasi dan tekanan dari aliran fluida itu sendiri. Karena fungsinya yang dapat

mencegah aliran balik (backflow) Check Valve sering digunakan sebagai pengaman dari sebuah equipment dalam sistem perpipaan.

JENIS-JENIS CHECK VALVE

Ada 2 jenis check valve yang paling umum digunakan pada sistem perpipaan yaitu Swing Check Valve dan Lift Check Valve. Swing Check Valve biasanya dipasangkan dengan Gate Valve, sedangkan Lift Check Valve oleh beberapa pabrikan digunakan untuk menggantikan fungsi Ball Valve sebagai Ball Check Valve.

Disamping 2 jenis tersebut, masih ada jenis-jenis Check Valve lainnya yang tak kalah pentingnya dalam industri,utamanya pada instalasi sistem perpipaan.

Lalu,apa sajakah jenis-jenis check valve tersebut?

Berikut 6 jenis check valve yang sering kita temui di industri dan sistem perpipaan:

  1. Lift Check Valve

Jika diamati dari konfigurasinya, check valve ini sepintas sangat mirip dengan Globe Valve, namun yang membedakannya adalah putarannya, pada Globe Valve putaran valve atau disk dapat dimanipulasi, sedangkan untuk Lift Check Valve hal tersebut tidak dapat dilakukan. Sisi inlet dan outlet pada Lift Check Valve dipisahkan oleh sebuah plug berbentuk kerucut dan terletak pada sebuah dudukan, umumnya plug ini materialnya terbuat dari logam.

Tentu sebagian dari Anda akan bertanya, apa fungsi plug tersebut? jawabannya ialah, saat terjadi aliran maju pada inlet, maka plug tersebut akan terdorong oleh tekanan aliran fluida, sehingga fluida tersebut akan menuju ke sisi outlet. Sedangkan bila terjadi aliran balik (back flow), maka plug tersebut akan menutup, semakin besar tekanan yang ditimbulkan oleh aliran balik, semakin rapat pula plug tersebut pada dudukannya. Jadi aliran balik fluida tidak akan terjadi dalam waktu yang lama.

Dalam suatu perindustrian, Lift Check Valve digunakan pada proses pengaliran fluida gas, karena tingkat kebocoran pada jenis valve ini sangat minim. Selain itu, check valve jenis lift ini sering juga digunakan untuk mencegah terjadinya aliran balik condensat ke steam trap karena dapat menimbulkan dampak buruk bagi turbin uap, misalnya saja menyebabkan korosi. Keunggulan dari Lift Check Valve yaitu memiliki bentuk yang sederhana sehingga hanya membutuhkan sedikit perawatan, sedangkan kekurangannya yaitu hanya cocok digunakan pada jenis pipa horisontal serta berukuran besar.

2. Swing Check Valve

swing-check-valve-imageswing-check-valve-detail

Valve jenis ini memiliki disk yang ukurannya sama dengan diameter pipa, disk atau penampang tersebut dirancang menggantung pada bagian atas, berbeda dengan lift check valve. Prinsip kerjanya sama saja dengan lift check valve, yaitu saat terjadi aliran maju, maka disk tersebut akan terbuka dan begitupun sebaliknya saat terjadi aliran balik. Keunggulan dari valve jenis ini ialah memiliki biaya perawatan yang murah dan kehilangan tekanan sangat rendah. Sedangkan kekurangannya yaitu kemungkinan kebocoran aliran fluida sangat mungkin terjadi dan kurang efektif digunakan pada aliran rendah karena hambatan oleh penampang.

3. Backwater Check Valve

back-water-check-valve-imageback-water-check-valve-detail

Mungkin jenis valve yang satu ini sangat sering ditemui di sekitar kita, karena backwater valve digunakan untuk sistem pembuangan air bawah tanah. Mungkin sebagian dari Anda menggunakan valve jenis ini di kamar mandi rumah. Fungsi utama dari backwater valve yaitu untuk mencegah terjadinya aliran balik air pada saluran pembuangan ketika terjadi banjir. Seperti yang kita ketahui, saat terjadi banjir saluran pembuangan akan dipenuhi oleh air sehingga tekanannyapun semakin tinggi dan dapat menyebabkan aliran balik. Dengan menggunakan backwater valve, banjir yang disebabkan oleh aliran balik dapat diatasi.

4. Disc Check Valve

disk-check-valve-imagedisk-check-valve-detail

Disk Check valve terdiri atas body, spring, spring retainer dan disc. Prinsip kerjanya adalah saat terjadi foward flow, maka disk akan didorong oleh tekanan fluida dan mendorong spring sehingga ada celah yang menyebabkan aliran fluida dari inlet menuju outlet. Sebaliknya apabila terjadi reverse flow, tekanan fluida akan mendorong disk sehingga menutup aliran fluida

Perbedaan tekanan diperlukan untuk membuka dan menutup valve jenis ini dan ini ditentukan oleh jenis spring yang digunakan.

Selain spring standar, tersedia juga beberapa pilihan spring  yang tersedia:

No spring – Digunakan di mana perbedaan tekanan di valve kecil.

Nimonic spring – Digunakan dalam aplikasi suhu tinggi.

Heavy duty spring – Hal ini meningkatkan tekanan pembukaan yang diperlukan. Bila dipasang pada line boiler water feed, dapat digunakan untuk mencegah uap boiler dari kebanjiran ketika mereka unpressurised.

5. Swing Type Disk Check Valve

swing-type-disk-check-valve-image

Dalam penggunaan Swing Check Valve dan Lift Check Valve terbatasi hanya untuk pipa ukuran besar (diameter DN80 atau lebih). jadi  sebagai solusinya adalah dengan menggunakan Disk Check Valve. Dengan menggunakan “tim www.materialbahanbangunan.com membuat artikel ini dengan sepenuh hati, di harap jangan mengcopy artikel ini ” Disk Check Valve dapat digunakan tubing dengan ukuran yang mengerucut pada satu sisinya sehingga dapat diaplikasikan pada pipa yang lebih kecil ukurannya.

6.Split Disc Check Valve

split-disk-check-valve-image

Split Disc Check Valve terdiri dari disk yang bagian tengahnya merupakan poros yang memungkinkan disk bergerak seolah terbagi dua bila didorong dari arah yang benar (foward flow) dan menutup rapat bila ditekan dari arah yang salah (reverse flow).

CARA KERJA CHECK VALVE

Check valve sejatinya berfungsi untuk mengalirkan fluida secara searah dengan tujuan untuk menghindari terjadinya aliran balik (back flow).

Cara kerja check valve dapat digambarkan sebagai berikut, ketika laju aliran fluida sesuai dengan arahnya, laju aliran tersebut akan membuat  plug atau disk membuka. Jika ada tekanan yang datang dari arah berlawanan, maka plug atau disk tersebut akan menutup.

Anda bisa mendapatkan semua bahan yang diperlukan di atas di toko kami www.materialbahanbangunan.com/alamat

Grosir / request alat teknik dan bangunan yang cukup sulit WHATSAPP only ya 0857-1003-2801 atau https://wa.me/6285710032801 Kita menyediakan admin khusus, silahkan chat wa di nomor tersebut. Jam aktif nya di jam 7 pagi – 5.30 sore setiap senin-sabtu.

Toko kami BUKA SETIAP HARI bisa mengunjungi Tokopedia kami di bawah ini

https://www.tokopedia.com/citrabangunan?keyword=valve

atau untuk melihat katalog produk kami yang lain Anda dapat lihat pada website kami di www.materialbahanbangunan.com

khusus pemesanan bahan bangunan yang besar, seperti triplek, tangki air, seng, pipa, dll.

bisa hubungi nomer 0851 0000 2579 atau 0851 004 39 630 atau 7888 1702 ( khusus telfon)

“mohon tidak meng copy artikel ini sembarangan karena artikel ini dibuat oleh tim www.materialbahanbangunan.com mohon sertakan sumber bila anda memang mau meng copy data kami”

Selamat Berbelanja, Kami Tunggu Kedatangan dan Pesan


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *