Daur Ulang Rockwool Depok Jakarta

Toko Citra Bangunan Depok menjual rockwool klik di www.materialbahanbangunan.com

Daur Ulang Rockwool

Rockwool

daur ulang Merupakan salah satu media yang umum digunakan dalam hidroponik. Media ini terbuat dari bebatuan alam seperti basalt dan kapur yang diolah dan dipintal menjadi serat serat yang porous sehingga memungkinkan sirkulasi air dan udara mejadi mudah. Kondisi inilah yang menyebabkan “tim www.materialbahanbangunan.com membuat artikel ini dengan sepenuh hati, di harap jangan mengcopy artikel ini ” media yang satu ini menjadi paling efektif diunakan untuk media tanam dalam hidroponik. Mengapa? Karena dalam hidroponik nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman dilarutkan dalam air dan diaplikasikan tersistematis dan terus menerus pada media, sehingga media yang porous seperti rockwool ini sangat efektif dan efisien digunakan dalam hidroponik.

Sebagai media tanam, rockwool dapat digunakan dari sejak benih disemai hingga dipindahkan ke larutan nutrisi sesuai dengan sistem hidroponik yang digunakan. Prinsipnya, benih disemai pada rockwool hingga menghasilkan bibit siap tanam, kemudian bibit bibit tersebut dipindah ke sistem hidroponik baik itu NFT, wick, rakit apung atau aeroponik.

Secara ekonomis rockwool tergolong media tanam yang mahal. Oleh karena itu sayang bila rockwool hanya digunakan untuk sekali pakai. Pada prinsipnya rockwool memang bisa dipakai kembali untuk menanam karena bahan dasar media ini tidak mudah rusak, paling hanya hancur bentuknya selepas dipakai untuk menanam, sehingga banyak orang malas untuk menggunakan kembali rockwool yang telah dipakai untuk menanam karena bentuknya yang hancur dan tidak enak dipandang. Selain itu juga sering masih tertinggal akar akar tanaman pada sela sela/pori pori rockwool. Melihat kondisi ini, iseng iseng saya mecoba membuat daur ulang rockwool agar bisa digunakan kembali dengan mencetak ulang pada cetakan cetakan sederhana agar bentuknya lebih enak dipandang dan gampang digunakan.

BACA ARTIKEL YANG LAIN  Macam Macam Skrup dan Fungsi Skrup

Langkah pertama yang dilakukan adalah mengumpulkan sisa sisa rockwool yang telah dipakai untuk menanam. Setelah itu rendam dalam air bersih selama beberapa menit. Langkah selanjutnya adalah pilahkan dan buang sisa sisa akar yang terkadang masih tersangkut pada sela sela rockwool hingga bersih. Hal ini dilakukan untuk menghindari tertinggalnya jamur dan bakteri yang kemungkinan ada dalam sisa sisa akar tanaman (catatan: lebih baik menggunakan sisa rockwool bekas tanaman tanaman yang sehat, rockwool bekas untuk menanam tanaman yang pernah terkena penyakit misalnya layu bakteri, layu fusarium, busuk pangkal batang/gummy stem blight dll sebaiknya dimusnahkan atau tidak digunakan kembali karena berpotensi menularkan penyakit).

Setelah rockwool bersih dari sisa sisa akar tanaman mulailah menghancurkan rockwool tersebut dengan meremas remas atau memisah misahkan serat serat rockwool hingga benar benar hancur atau lembut seperti bubur. Setelah itu saring dan pindahkan ke wadah yang bersih sambil diperas agar airnya keluar. Rendam lagi dengan air panas hingga air menjadi dingin sambil diaduk aduk. Perendaman dengan air panas bertujuan untuk membunuh bakteri dan jamur yang kemungkinan masih ada pada rockwool (akan lebih baik apabila direbus sebentar hingga mendidih lalu didinginkan).

Langkah selanjutnya adalah menyiapkan cetakan untuk membentuk rockwool agar mudah digunakan. Saya mencoba dengan menggunakan cetakan sederhana yakni menggunkan cetakan bekas es krim (sekalian memanfaatkan barang bekas) yang sebelumnya dilubangi bagian bawahnya (untuk mengeluarkan air dari rockwool). Mungkin juga bisa dibentuk dengan bentuk-bentuk lain sesuai dengan selera. Setelah itu bubur rockwool yang telah dingin dapat dituang pada cetakan yang telah disiapkan. Tekan tekan dengan tangan agar air keluar dari lubang lubang cetakan. Padatkan hingga air tidak lagi menetes dari lubang cetakan. Kemudian setelah terlihat keras dan tidak lagi menetes airnya keluarkan rockwool dari cetakan. Jemur rockwool yang telah dicetak dibawah terik matahari. “tim www.materialbahanbangunan.com membuat artikel ini dengan sepenuh hati, di harap jangan mengcopy artikel ini ” Jemur hingga kering sekitar 2 atau 3 hari terhantung tebal tipis cetakan dan tergantung cuaca saat menjemur. Tujuan menjemur hingga kering adalah agar rockwool daur ulang ini dapat disimpan kembali bila tidak langsung digunakan. Sampai pada langkah ini rockwool daur sudah jadi dan siap digunakan untuk menanam lagi. Mudah kan

BACA ARTIKEL YANG LAIN  Pengertian Timbangan Analitik Depok Jakarta

Catatan: Ide ini tercipta saat lagi kurang kerjaan plus sayang mau membuang barang-barang bekas yang masih bisa dipakai.

Jika anda membutuhkan rockwool hubungi kami di www.materialbahanbangunan.com

Anda bisa mendapatkan semua bahan yang diperlukan di atas di toko kami www.materialbahanbangunan.com/alamat

Grosir / request alat teknik dan bangunan yang cukup sulit WHATSAPP only ya 0857-1003-2801 atau https://wa.me/6285710032801 Kita menyediakan admin khusus, silahkan chat wa di nomor tersebut. Jam aktif nya di jam 7 pagi – 5.30 sore setiap senin-sabtu.

Toko kami BUKA SETIAP HARI bisa mengunjungi Tokopedia kami di bawah ini

https://www.tokopedia.com/citrabangunan?keyword=rockwool

https://www.tokopedia.com/citrabangunan?keyword=tanaman

atau untuk melihat katalog produk kami yang lain Anda dapat lihat pada website kami di www.materialbahanbangunan.com

khusus pemesanan bahan bangunan yang besar, seperti triplek, tangki air, seng, pipa, dll.

bisa hubungi nomer 0851 0000 2579 atau 0851 004 39 630 atau 7888 1702 ( khusus telfon)

“mohon tidak meng copy artikel ini sembarangan karena artikel ini dibuat oleh tim www.materialbahanbangunan.com mohon sertakan sumber bila anda memang mau meng copy data kami”

Selamat Berbelanja, Kami Tunggu Kedatangan dan Pesan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *