Tips Memilih Chainsaw ( Gergaji ) Depok jakarta Depok Jakarta

Toko citra bangunan Depok Menjual berbagai macam gergaji

www.materialbahanbangunan.com

Tips Memilih Chainsaw

Sebelum melakukan pekerjaan memotong dengaan mesin chainsaw ada baiknya anda pertimbangkan beberapa faktor dalam menentukan pilihan mesin “tim www.materialbahanbangunan.com membuat artikel ini dengan sepenuh hati, di harap jangan mengcopy artikel ini ” yang anda pakai. Atau bagi anda yang hendak membeli mesin chainsaw bisa anda perhatikan pada beberapa tips di bawah ini:

Tentukan ukuran mesin chainsaw (gergaji mesin) berdasarkan pekerjaan anda, sebagai contoh satu unit mesin chainsaw yang mempunyai panjang bar 25 inchi akan memerlukan 2 kali pemotongan apabila diameter pohon 50 inchi.

Ada 3 (tiga) ukuran bar : ukuran 20”, 22” dan 36”

Pertimbangkan tenaga yang akan anda keluarkan saat bekerja memotong menggunakan chainsaw. Mesin dengan kapasitas besar akan lebih memudahkan anda dalam bekerja memotong, tetapi juga tentunya bobot mesinnya akan lebih berat. Intinya anda bekerja dengan mudah dan aman.

Periksa fitur keselamatan pada rantai, seperti rem,pengencang, dan penyangganya.

Gergaji yang nyaman tentu akan lebih nyaman untuk digunakan.Perhatikan spesifikasi tenaga dari chainsaw yang akan anda pakai, semakintinggi power maka semakin mudah untuk anda pakai. Tenaga dari chainsaw jugabisa anda tentukan berdasarkan volume kompresi (cc), semakin besar nilai “cc”maka semakin besar spesifikasi power mesin tersebut.

Kemudahan penggunaan juga termasuk faktor pemilihanchainsaw, perhatikan apakah semua switch/saklar pengontrol mudah diakses,apakah mudah diperasikan, dan apakah mudah untuk distart atau tidak.

Demikian tips memilih chainsaw, semoga bias bermanfaatsehingga anda dapat bekerja lebih nyaman.

.

Keawetan kayu dan faktor-faktor yang menyebabkan kayu rusak

Keawetan kayu alami adalah suatu ketahanan kayu terhadapserangan jamur dan serangga dalam lingkungan yang sesuai bagi organisme yangbersangkutan. Keawetan alami kayu diperoleh melalui ujicoba sehingga diperolehpembagian kelas awet kayu.

Dalam dunia perkayuan dikenal ada 5 (lima) pembagian kelasawet kayu.

Kelas awet kayu I memiliki jenis seperti kayu jati, ulin,sawo kecik, merbau, tanjung, sonokeling, johar, bangkirai, behan, resak, danipil . Umur pemakaiannya mencapai 25 tahun.

Kelas awet kayu II memiliki jenis seperti kayu weru, kapur,bungur, cemara gunung, rengas, rasamala, merawan, lesi, walikukun, dansonokembang. Umur pemakaiannya mencapai 15-25 tahun.

Kelas awet kayu III memiliki jenis kayu ampupu, bakau,kempas, keruing, mahoni, matoa, merbatu, meranti merah, meranti putih, pinang,dan pulai. Umur pemakaiannya mencapai 10-25 tahun.

BACA ARTIKEL YANG LAIN  Semen Bangunan

Kelas awet kayu IV meliki jenis kayu yang kurang awetseperti agatis, baayur, durian, sengon, kemenyan, kenari, ketapang, perupuk,ramin, surian, dan benuang laki. Umur pemakaiannya mencapai5-10 tahun.

Kelas awet kayu V tergolong kayu yang kurang kuat sepertijabon, jelutung, kapuk hutan, kemiri, kenanga, mangga hutan, dan marabung. Umurpemakaiannya mencapai 5 tahun.

Keawetan kayu berhubungan erat dengan pemakaiannya. Kayudikatakan awet bila mempunyai umur pakai yang lama. Kayu berumur pakai lamabila mampu menahan bermacam-macam faktor perusak kayu. Dengan kata lain:keawetan kayu ialah daya tahan suatu jenis kayu terhadap faktor-faktor perusakyang datang dari luar kayu itu sendiri.

Pemakaian kayu menentukan pula umur keawetannya. Kayu yangawet dipakai dalam konstruksi atap, belum pasti dapat bertahan lama biladigunakan di laut, ataupun tempat lain yang berhubungan langsung dengan tanah.Demikian pula kayu yang dianggap awet bila dipakai di Indonesia. Seranggaperusak kayu juga berpengaruh besar. Kayu yang mampu menahan serangga rayaptanah, belum tentu mampu menahan serangan bubuk. Oleh karena itu tiap-tiapjenis kayu mempunyai keawetan yang berbeda pula. Misalnya keawetan kayu merantitidak akan sama dengan keawetan kayu jati. Ada kalanya pada satu jenis kayuterdapat keawetan yang berbeda, disebabkan oleh perbedaan ekologi tumbuh daripohon tersebut.

Keawetan kayu dikatakan rendah, bila dalam pemakaian tidaktercapai umur yang diharapkan sesuai dengan ketentuan kelas awet. Dalam hal iniperlu diketahui apakah faktor penyebabnya. Adapun faktor penyebab kerusakandigolongkan menjadi:

Penyebab makhluk hidup terdiri dari:

Jenis jamur (aneka macam)

Jenis serangga (aneka macam)

Jenis binatang laut (aneka macam)

Penyebab non-makhluk hidup terdiri dari:

Faktor fisik

Faktor mekanik

Faktor kimia

Penyebab non-makhluk hidup:

Faktor non-makhluk hidup ialah pengaruh yang disebabkan olehunsur pengaruh alam dan keadaan alam itu sendiri.

Faktor Fisik, ialah keadaan atau sifat alam yang mampumerusak komponen kayu sehingga umur pakainya menjadi pendek. Yang termasukfaktor fisik antara lain: suhu dan kelembaban udara, panas matahari, api,udara, dan air. Semua yang termasuk faktor fisik itu mempercepat kerusakan kayubila terjadi penyimpangan. Misalnya bila kayu tersebut terus-menerus kena panasmaka kayu akan cepat rusak.

Faktor Mekanik, terdiri atas proses kerja alam atau akibattindakan manusia. Yang termasukfaktor mekanik antara lain: pukulan, gesekan,tarikan, tekanan, dan lain sebagainya. Faktor mekanik berhubungan erat sekalidengan tujuan pemakaian.

BACA ARTIKEL YANG LAIN  Kusen Baja Ringan, Solusi Tepat di Era Modern Depok Jakarta

Faktor Kimia, juga mempunyai pengaruh besar terhadap umurpakai kayu. Faktor ini bekerja mempengaruhi unsure kimia yang membentukkomponen seperti selulosa, lignin dan hemiselulosa. Unsur kimia perusak kayuantara lain: pengaruh garam, pengaruh asam dan basa.

Penyebab kerusakan oleh makhluk hidup:

Makhluk hidup perusak kayu beraneka macam, kebanyakanserangan perusak ini sangat cepat menurunkan nilai keawetan dan umur pakaikayu. Ada jenis yang langsung memakan komponen kayu tersebut, ada juga yangmelapukkan kayu, mmengubah susunan kimia kayu, tetapi ada pula yang hanyamerusak kayu dengan mengubah warna menjadi kebiru-biruan kotor. Jenis-jenisserangga sering melubangi kayu untuk memakan selulosa dan selanjutnyamenjadikan tempat bersarang. Adapun jenis-jenis perusak kayu makhluk hidupantara lain:

Jenis jamur (cendekiawan atau fungi), ialah jenis tumbuhansatu sel, yang berkembang biak dengan spora. Hidupnya sebagai parasit terhadapmakhluk lain. Umumnya hidup sangat subur di daerah lembab. Jamur terkenalsebagai perusak kayu kering. Sifat utama kerusakan oleh jamur ialah pelapukandan pembusukan kayu, tapi ada juga kayu yang hanya berubah warnanya menjadikotor, misalnya jamur biru (blue stain). Macam-macam jamur antara lain: jamurpelapuk kayu, jamur pelunak kayu dan jamur pewarna kayu.

Jenis serangga, merupakan perusak kayu yang sangat hebat,terutama di daerah tropic misalnya: Indonesia, Malaysia, Filipina, danlain-lain. Serangga tersebut makan dan tinggal di dalam kayu. Macam-macamserangga perusak kayu antara lain: rayap tanah, rayap kayu kering, dan seranggabubuk kayu.

Jenis binatang laut, terkenal dengan nama Marine borer. Kayu yang dipasang di air asin akan mengalami kerusakan yang lebih hebat daripada kayu yang dipasang di tempat lain. Hampir semua jenis kayu mudah diserang oleh binatang laut. Akan tetapi, ada pula beberapa jenis kayu yang memiliki faktor ketahanan, karena adanya zat ekstraktif yang merupakan racun bagi binatang laut, antara lain: kayu lara, kayu ulin, kayu giam, dan lain-lain. Setelah diketahui bahwa faktor utama perusak kayu ialah makhluk hidup tertentu, jelas bahwa kayu dapat dilindungi dengan cara mengawetkan. Nilai pakai kayu itu sendiri akan lebih awet dan tahan terhadap perusak-perusak yang telah dijelaskan di muka. Caranya ialah dengan memasukkan kayu secara umum berarti: usaha manusia untuk menaikkan keawetan kayu dan umur pakainya, sehingga keperluan akan kayu lebih terpenuhi. Umur penggunaan kayu yang pendek dapat diperpanjang “tim www.materialbahanbangunan.com membuat artikel ini dengan sepenuh hati, di harap jangan mengcopy artikel ini ” sesuai dengan kebutuhan. Oleh karena itu pengawetan kayu selalu ditujukan pada kayu yang berkeawetan rendah. Jenis-jenis kayu inilah yang perlu ditingkatkan daya tahannya dalam pemakainnya. Pengawetan kayu dari segi ilmiah teknis juga merupakan usaha untuk memperbesar sifat keawetan kayu, sehingga penggunaan kayu dapat lebih lama. Tapi yang terpenting, pengawetan kayu berarti: memasukkan bahan racun ke dalam kayu, sebagai pelindung terhadap makhluk-makhluk perusak kayu yang datang dari luar, yaitu jenis-jenis serangga, jamur dan binatang laut. Prinsip memasukkan bahan pengawet (wood preservative) sampai saat ini menunjukkan hasil yang terbaik. Semua industri pengawetan kayu umumnya menggunakan prinsip ini, hanya macam bahan pengawet berikut cara atau proses memasukkannya yang berbeda.

BACA ARTIKEL YANG LAIN  Cara Mengecat Dinding Tembok Lama Depok Jakarta

Ini adalah mengapa perlu melakukan pengawetan kayu:

Kayu yang memiliki kelas keawetan alami tinggi sangatsedikit, dan sulit didapat dalam jumlah banyak, selain itu harganya cukupmahal.

Kayu berkelas keawetan III sampai dengan V cukup banyak danmudah didapat dalam jumlah banyak dan cara pengerjaannya pun lebih mudah.Selain itu segi keindahannya cukup tinggi, hanya faktor keawetannya saja yangkurang. Sehingga lebih efisien bila diawetkan terlebih dahulu.

Di lain pihak dengan pengawetan kayu orang berusahamendapatkan keuntungan financial.

Demikian tulisan mengenai keawetan kayu dan faktor-faktor yang menyebabkan kayu rusak, semoga tulisan ini bisa menambah pengetahuan dan berguna buat Anda.

Anda bisa mendapatkan semua bahan yang diperlukan di atas di toko kami www.materialbahanbangunan.com/alamat

Grosir / request alat teknik dan bangunan yang cukup sulit WHATSAPP only ya 0857-1003-2801 atau https://wa.me/6285710032801 Kita menyediakan admin khusus, silahkan chat wa di nomor tersebut. Jam aktif nya di jam 7 pagi – 5.30 sore setiap senin-sabtu.

Toko kami BUKA SETIAP HARI bisa mengunjungi Tokopedia kami di bawah ini

https://www.tokopedia.com/citrabangunan?keyword=gergaji

atau untuk melihat katalog produk kami yang lain Anda dapat lihat pada website kami di www.materialbahanbangunan.com

khusus pemesanan bahan bangunan yang besar, seperti triplek, tangki air, seng, pipa, dll.

bisa hubungi nomer 0851 0000 2579 atau 0851 004 39 630 atau 7888 1702 ( khusus telfon)

“mohon tidak meng copy artikel ini sembarangan karena artikel ini dibuat oleh tim www.materialbahanbangunan.com mohon sertakan sumber bila anda memang mau meng copy data kami”

Selamat Berbelanja, Kami Tunggu Kedatangan dan Pesan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *