Septic Tank Harus Dilapisi Semen Agar Tak Cemari Air Tanah Depok Jakarta

Toko Citra Bangunan Depok menjual tutup spiteng (clean out) klik di www.meterialbahanbangunan.com

Septic Tank Harus Dilapisi Semen Agar Tak Cemari Air Tanah

Agar tidak cepat penuh, septic tank sering dibuat tanpa dilapisi batu atau semen. “dilarang untuk meng-copy artikel ini sembarangan karena artikel ini dibuat oleh tim www.materialbahanbangunan.com tolong cantumkan sumber jika anda ingin meng-copy data kami” Cara ini salah, sebab tidak hanya akan mencemari air tanah tetapi juga membuat proses penguraian tinja secara anaerob terhambat.

Di permukiman padat, septic tank yang tidak dilapisi jelas berbahaya karena dapat mencemari air tanah. Dengan luas lahan yang terbatas, orang-orang cenderung membuat septic tank tidak jauh dari sumur yang menjadi sumber air minum.

Padahal, berbagai jenis bakteri patogen (penyebab penyakit) mampu menembus tanah secara menyamping sejauh kurang lebih 7 meter. Jangkauan tersebut bisa bervariasi tergantung porositas atau kemampuan tanah menyerap cairan.

“Di desa-desa, jarak septic tank dianjurkan tidak kurang dari 10 meter. Dalam jarak tersebut, septic tank masih aman tanpa perlu dilapisi. Namun di perkotaan, jarang ada lahan seluas itu,” ungkap Dr Budi.

Selain dapat mencemari air tanah, Dr Budi mengatakan bahwa secara teori septic tank yang tidak dilapisi semen justru tidak dibenarkan. Penguraian tinja “dilarang untuk meng-copy artikel ini sembarangan karena artikel ini dibuat oleh tim www.materialbahanbangunan.com tolong cantumkan sumber jika anda ingin meng-copy data kami” oleh bakteri anaerob (tanpa oksigen) membutuhkan lingkungan yang kedap, sehingga septic tank harus tertutup dan diberi lapisan semen di semua sisi.

Namun bukan septic tank saja yang harus diberi lapisan semen. Sumber air, terutama sumur yang digali harus dilapisi hingga semen minimal hingga kedalaman 3 meter untuk mencegah kontaminasi bakteri.

BACA ARTIKEL YANG LAIN  Cara Mencampur Cat Dengan Thinner Depok Jakarta

“Secara vertikal, jangkauan bakteri patogen juga punya keterbatasan. Rata-rata hingga kedalaman 2,75 meter. Jika dalam waktu 3 hari tidak menemukan sumber air, biasanya bakteri akan mati sebelum mencapai kedalaman 3 meter,” tambah Dr Budi.

Bagaimana dengan sumur bor, apakah juga harus dilapisi?

Menurut Dr Budi, biasanya sumur bor sudah dilengkapi pipa hingga kedalaman 3 meter. Selebihnya tidak menjadi masalah, karena bakteri jarang bisa menjangkau kedalaman lebih dari itu.

Jika anda membutuhkan tutup spiteng(clean out) hubungi kami di www.materialbahanbangunan.com

Anda bisa mendapatkan semua bahan yang diperlukan di atas di toko kami www.materialbahanbangunan.com/alamat

Grosir / request alat teknik dan bangunan yang cukup sulit WHATSAPP only ya 0857-1003-2801 atau https://wa.me/6285710032801 Kita menyediakan admin khusus, silahkan chat wa di nomor tersebut. Jam aktif nya di jam 7 pagi – 5.30 sore setiap senin-sabtu.

Toko kami BUKA SETIAP HARI bisa mengunjungi Tokopedia kami di bawah ini

https://www.tokopedia.com/citrabangunan?source=universe&st=product&keyword=septic%20tank

atau untuk melihat katalog produk kami yang lain Anda dapat lihat pada website kami di www.materialbahanbangunan.com

khusus pemesanan bahan bangunan yang besar, seperti triplek, tangki air, seng, pipa, dll.

bisa hubungi nomer 0851 0000 2579 atau 0851 004 39 630 atau 7888 1702 ( khusus telfon)

“mohon tidak meng copy artikel ini sembarangan karena artikel ini dibuat oleh tim www.materialbahanbangunan.com mohon sertakan sumber bila anda memang mau meng copy data kami”

Selamat Berbelanja, Kami Tunggu Kedatangan dan Pesan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *