Cara Pemlesteran Dan Acian Yang Benar Agar Dinding Kokoh

Cara Pemlesteran Dan Acian Yang Benar Agar Dinding Kokoh

#Sahabat Jago Bangunan, plesteran dan acian diterapkan pada konstruksi dinding batu buatan, seperti bata merah, batako, bata ringan, juga beton. Kecuali dinding ingin dipercantik, “tim www.materialbahanbangunan.com membuat artikel ini dengan sepenuh hati, di harap jangan mengcopy artikel ini ” plesteran dan acian diperlukan untuk membuatnya tampak rapi dan indah.

Plesteran diaplikaskan tepat di atas permukaan dinding. Sedangkan acian diterapkan setelah plesteran untuk membuat teksturnya lebih halus dan rapi.

Bahan dan Alat Plesteran

Bahan utama untuk pekerjaan finishing ini semen ortland dan pasir. Adukan plesteran terdiri dari campuran semen dan pasir dengan air bersih secukupnya. Untuk plesteran dinding biasa semen dan pasir dicampur dengan rasio 1 : 5-7, sedangkan untuk dinding kedap air dengan rasio 1 : 3-5. Bahan acian dibuat dengan mencampur semen dan air bersih secukupnya, tidak terlalu encer ataupun kental. Bisa juga digunakan semen instan siap pakai.

Peralatan yang diperlukan meliputi:

– Ayakan pasir: wadah dan alat pengaduk (cangkul, sekop). Bisa juga diganti mesin pengaduk (molen).

– Ember

– Alat pencedok sekaligus untuk menempelkan mortar maupun acian (cetok, trowel, roskam)

– Sikat pembersih atau sapu lidi, papan, meteran

– Palu, paku, dan unting-unting atau waterpass

– Jidar (balok pajang), kuas, dan kertas semen.

– Tangga, alas untuk menampung adukan yang berjatuhan (tripleks, papan atau plastik), dan terpal jika harus dibuat pelindung.

Pengerjaan Plesteran

Pengerjaan plesteran sebaiknya dilakukan setelah konstruksi dinding terpasang rapi dan kering (sekitar 2-3 hari) atau setelah beton benar-benar matang. Selain itu, instalasi (listrik dan air) yang akan ditanam juga sudah terpasang.

BACA ARTIKEL YANG LAIN  Kelebihan Bahan Peredam Suara Rockwool VS Glasswool Depok Jakarta

Sebelum mengaplikasikan plesteran, bersihkan permukaan dinding dari kotoran, lalu siram atau perciki dengan air secukupnya.  Pembasahan berguna untuk membuat plesteran terikat lebih kuat pada dinding dan mencegahnya kering terlalu cepat.

Selanjutnya pasang papan pembatas bidang kerja (untuk tepi dinding) dan garis panduan ketebalan dengan memasang paku hingga menonjol ±1,5 sampai 2 cm (sesuai tebal plesteran yang diinginkan) dan digantungi unting-unting.

Dengan panduan ketebalan dibuat kepala plesteran berupa lajur-lajur berjarak ±1 meter. Bagi pekerja yang menggunakan tangan kanan, gunakan waterpass untuk memeriksa kesamaan tebal kepala plesteran.

Setelah kepala plesteran sudah mengeras, penempelan plesteran untuk seluruh permukaan dinding dapat dilakukan secara bertahap. Lontarkan plesteran lapis demi lapis sambil ditekan dengan cetok untuk memadatkan.

Gunakan jidar untuk meratakan bidang plesteran mengikuti ketebalan kepala plesteran. Jika dinding yang diplester terpapar matahari sebaiknya dibuat pelindung (seperti terpal) agar plesteran tidak mengering terlalu cepat.  

Pemlesteran harus dilakukan secara tepat, agar kelak acian mudah dikerjakan dengan hasil bagus. Sebaiknya plesteran tidak menyisakan lubang serta memiliki ketebalan yang seragam dan rata (tidak bergelombang). Kerataan permukaan dapat diperiksa dengan waterpass.

engerjaan Acian

#SahabatJagoBangunan, sebelum mengerjakan acian, pastikan plesteran rata, tidak ada lagi lubang serta sudah benar-benar kering. Pekerjaan acian paling baik dilakukan setelah plesteran berumur sekitar 2-3 minggu, di mana tidak lagi terjadi penyusutan.

Acian yang dilakukan saat plesteran masih basah berpotensi menimbulkan kerusakan, sepertiretak rambut. Meski begitu, sebelum acian diterapkan, permukaan plesteran harus dibasahi. Agar plesteran tidak menyerap air dari acian dan membuatnya kering terlalu cepat sehingga daya rekatnya berkurang.

Ketebalan acian idealnya sekitar 1-3 mm. Pelapisan acian dengan ketebalan 3 mm sebaiknya dilakukan dua kali. Lapisan kedua diterapkan beberapa hari setelah lapisan pertama mengering.

BACA ARTIKEL YANG LAIN  Bahaya Penggunaan Soda Api Bagi Kesehatan Dan Lingkungan Depok Jakarta

Gunakan roskam khusus acian untuk mengaplikasikan pasta semen. Lakukan dengan gerakan searah. Setelah selesai, haluskan dengan cara menyapukan kuas basah dan menggosoknya dengan kertas semen.

#SahabatJagoBangunan, demikian hal-hal yang harus diperhatikan dalam pemlesteran dinding untuk “tim www.materialbahanbangunan.com membuat artikel ini dengan sepenuh hati, di harap jangan mengcopy artikel ini ” mendapatkan hasil yang baik. Juga proses pemlesteran dan pengacian yang benar agar tidak menimbulkan kerusakan di kemudian hari. Selamat Berkarya.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan, Anda bisa berkonsultasi melalui website di www.materialbahanbangunan.com

Anda bisa mendapatkan semua bahan yang diperlukan di atas di toko kami www.materialbahanbangunan/alamat

Grosir / request alat teknik dan bangunan yang cukup sulit WHATSAPP only ya 0857-1003-2801 Kita menyediakan admin khusus, silahkan chat wa di nomor tersebut. Jam aktif nya di jam 7 pagi – 5.30 sore setiap senin-sabtu.

Toko kami BUKA SETIAP HARI dari jam 06.30 – 17.30 WIB hari minggu pun buka tidak ada libur
dan untuk kebutuhan lainnya. anda bisa mengunjungi Tokopedia kami di bawah ini

https://www.tokopedia.com/citrabangunan?keyword=plester

atau untuk melihat katalog produk kami yang lain Anda dapat lihat pada website kami di www.materialbahanbangunan.com

khusus pemesanan bahan bangunan yang besar, seperti triplek, tangki air, seng, pipa, dll.

bisa hubungi nomer 0851 0000 2579 atau 0851 004 39 630 atau 7888 1702 ( khusus telfon)

“mohon tidak meng copy artikel ini sembarangan karena artikel ini dibuat oleh tim www.materialbahanbangunan.com mohon sertakan sumber bila anda memang mau meng copy data kami”

Selamat Berbelanja, Kami Tunggu Kedatangan dan Pesan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *