Cara Mengatasi Regulator Gas Bocor Depok Jakarta

Toko Citra Bangunan Depok menjual selang gas klik di www.materialbahanbangunan.com

Ragam Cara Mengatasi Regulator Gas Bocor [Simpel dan Mudah]

Cara mengatasi regulator gas bocor – Regulator bocor, bunyi desis yang tak henti, serta kompor yang tidak kunjung menyala adalah beberapa masalah yang paling sering ditemui saat mengganti dan memasang tabung gas yang baru.

Bahkan tidak sedikit yang kemudian menyebabkan ledakan dan kebakaran hebat yang berasal dari tabung gas.

Umumnya, sumber utama penyebab kebakaran atau ledakan pada tabung gas adalah “tim www.materialbahanbangunan.com membuat artikel ini dengan sepenuh hati, di harap jangan mengcopy artikel ini ” adanya kebocoran yang diakibatkan oleh cara pemasangan yang tidak benar.

Oleh karena itu, penting bagi siapa saja untuk mengetahui cara penggunaan dan penanganan gas dengan baik.

Tanda-tanda terjadinya kebocoran gas

Tanda tanda terjadinya kebocoran pada tabung gas atau pipa gas adalah terdengarnya bunyi desis dari tabung gas atau selang.

Selain bunyi desis, kebocoran juga dapat di tandai dengan adanya bau gas disekitar ruangan.

Oleh karena itu, apabila anda mendapatkan salah satu atau kedua tanda diatas maka dapat dipastikan bahwa telah terjadi kebocoran gas.

Selanjutnya lakukan langkah-langkah preventif untuk mencegah kecelakaan akibat kebocoran gas.

Langkah-langkah Pencegahan Kecelakaan Akibat Kebocoran Gas

Langka yang harus anda lakukan adalah menghindari percikan api di sekitar ruangan yang terkontaminasi gas yang bocor tadi.

Segera lepaskan regulator dari gas yang masih tersambung, selanjutnya amankan gas ke area terbuka.

Buka semua jendela, pintu, serta ventilasi udara ruangan sehingga sisa gas yang masih tertinggal di ruangan dapat tersalurkan ke udara terbuka dan terurai.

Apa Saja Penyebab terjadinya kebocoran gas?

Dalam penggunaannya sehari-hari, kebocoran dapat terjadi dikarenakan oleh beberapa hal. Berikut beberapa penyebab terjadinya kebocoran gas yang paling umun dijumpai.

BACA ARTIKEL YANG LAIN  Kegunaan Wd 40 Depok Jakarta

Seal Karet yang gagal fungsi

Salah satu penyebab terjadinya kebocoran gas adalah seal karet yang sudah tidak berfungsi normal.

Seal karet yang tidak berfungsi dengan normal tidak mengunci dengan maksimal sehingga meninggalkan lubang kecil yang menjadi penyebab kebocoran gas.

Katub gas sudah aus

Penggunaan tabung gas yang berulang-ulang akan menyebabkan keausan pada katub gas.

Keausan yang terjadi pada katub gas mengakibatkan regulator gas yang berfungsi sebagai penghubung antara selang dengan gas tidak dapat berfungsi dengan maksimal.

Hal tersebut terjadi karena regulator tidak dapat mengunci pada katub dengan sempurna sehingga menyisakan kebocoran pada gas.

Kuncian Regulator Sudah tidak berfungsi Maksimal

Selain terjadi kerusakan pada karet seal atau katub gas, kebocoran juga terkadang disebabkan terjadinya penurunan fungsi dari regulator.

Hal ini biasanya disebabkan oleh faktor usia regulator yang sudah tua sehingga dibutuhkan penggantian atau perbaikan regulator untuk kembali memaksimalkan fungsi kuncian pada regulator.

Bagaimana cara Mengatasi Regulator Gas Bocor?

Bagi anda yang sedang atau sering mengalami kebocoran gas dirumah, berikut beberapa cara sederhana mengatasi masalah kebocoran gas yang sederhana.

Mengganti Karet Seal

Cara sederhana yang pertama adalah mengganti karet seal. Sebab kebocoran gas yang paling sering terjadi adalah kebocoran yang diakibatkan oleh tidak berfungsingya karet pada tabung yang ada pada tabung.

Oleh karena itu, setiap anda ingin menukar tabung yang kosong ke toko kelonting sebaiknya anda melepas karet yang ada pada tabung kosong untuk disimpan sebagai cadangan.

Memperbaiki Kembali Karet Seal

Apabila anda mengalami kebocoran tabung yang diakibatkan oleh tidak berfungsinya karet seal dengan baik sedangkan anda tidak memiliki karet cadangan maka anda dapat memperbaiki karet yang lama.

Caranya adalah dengan melepaskan karet seal yang ada pada tabung. Selanjutnya karet merah tersebut dibalik dengan meletakkan bagian dalam di luar dan bagian luar didalam.

BACA ARTIKEL YANG LAIN  Cara Memilih Lem Karpet Terbaik dan Berkinerja Baik

Setelah karet dibalik, selanjutnya karet seal direndam pada air dingin selama kurang lebih lima menit hingga karet seal tersebut tidak mengeras.

Selanjutnya pasang karet pada tabung gas dan pasang regulator. Apabila masih terjadi kebocoran maka anda dapat mencoba untuk kembali merendam karet seal tersebut hingga dapat berfungsi dengan normal kembali (tidak keras).

Menggunakan Benang atau Karet gelang

Cara selanjutnya yang dapat anda gunakan untuk mengatasi kebocoran gas adalah dengan menggunakan benang atau karet gelang.

Caranya adalah dengan melilitkan sedikit benang pada bagian tengan karet seal yang melengkung kedalam.

Atau anda dapat menggunakan sedikit potongan karet gelang yang kemudian diletakkan melingkar didalam dinding katub gas sebelum kemudah ditimpa dengan karet seal, dengan begitu, karet akan mengikat regulator dengan kuat.

Menggunakan Karet Ban Bekas

Apabila cara diatas tidak dapat anda lakukan, cara lainnya adalah dengan menggunakan karet ban bekas.

Caranya adalah dengan membuat lingkaran karet dengan membuat lubang pada bagian tengahnya sehingga berbentuk seperti donat.

Buat lingkara seukuran dengan lingkaran karet seal. Selanjutnya, pasang karet tersebut tepat diatas katub gas kemudian pasang regulatornya. Dengan begitu, karet seal gas dan karet ban yang anda buat akan terpasang bersusun.

Menggunakan Karet gelang dan Kantong Kresek

Cara ini biasanya dingunakan apabila gas bermasalah pada katub gas yang sudah sedikit aus.

Caranya adalah dengan melilitkan karet gelang pada bagian luar katub gas. Selanjutnya letakkan kantong palstik diatas katub gas sebelum kemudian ditimpa dengan regulator.

Mengganti atau Memperbaiki Regulator

Apabila cara-cara diatas belum juga membuahkan hasil, bisa jadi masalah terletak pada regulator anda.

Solusinya adalah dengan memperbaiki atau mengganti regulator yang sedang anda pakai.

Tidak Ada Kebocoran Tapi Kompor Tidak Bisa Menyala, Masalahnya Dimana?

BACA ARTIKEL YANG LAIN  Tips membersihkan noda cat pada keramik

Hal lain yang kemungkinan terjadi adalah kompor yang tidak menyala meskipun regulator telah terpasang dengan baik serta tidak menunjukkan adanya indikasi kebocoran.

Hal tersebut biasanya akibat adanya tekanan yang sangat kuat sehingga regulator otomatis mengunci.

Setiap regulator teknologi terbaru telah menerapkan sistem auto lock dalam kondisi “tim www.materialbahanbangunan.com membuat artikel ini dengan sepenuh hati, di harap jangan mengcopy artikel ini ” tertentu khususnya saat mendapatkan tekan tinggi dari gas yang baru diapasang.

Akatifnya auto lock tersebut menyebabkan gas tidak dapat keluar menuju menuju selang dan kompor.

Untuk mengatasi hal tersebtu anda dapat sedikit memukul-mukul bagian atas regulator sehingga katub pengunci dapat terlepas.

Atau apabila tetap tidak bisa menyala, anda dapat mencabut regulator kemudian sedikit menggoyangkan atau menepuk-nepuk regulator dan memasang kembali kemudian diulangi dua hingga tiga kali.

Demikianlah beberapa tips mengatasi kebocoran tabung serta tabung yang tidak bisa menyala. Semoga bermanfaat.

Jika anda membutuhkan selang gas hubungi kami di www.materialbahanbangunan.com

Anda bisa mendapatkan semua bahan yang diperlukan di atas di toko kami www.materialbahanbangunan.com/alamat

Grosir / request alat teknik dan bangunan yang cukup sulit WHATSAPP only ya 0857-1003-2801 atau https://wa.me/6285710032801 Kita menyediakan admin khusus, silahkan chat wa di nomor tersebut. Jam aktif nya di jam 7 pagi – 5.30 sore setiap senin-sabtu.

Toko kami BUKA SETIAP HARI bisa mengunjungi Tokopedia kami di bawah ini

https://www.tokopedia.com/citrabangunan?keyword=regulator%20gas

atau untuk melihat katalog produk kami yang lain Anda dapat lihat pada website kami di www.materialbahanbangunan.com

khusus pemesanan bahan bangunan yang besar, seperti triplek, tangki air, seng, pipa, dll.

bisa hubungi nomer 0851 0000 2579 atau 0851 004 39 630 atau 7888 1702 ( khusus telfon)

“mohon tidak meng copy artikel ini sembarangan karena artikel ini dibuat oleh tim www.materialbahanbangunan.com mohon sertakan sumber bila anda memang mau meng copy data kami”

Selamat Berbelanja, Kami Tunggu Kedatangan dan Pesan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *