Cara Mudah Mengamplas Kayu Depok Jakarta

Toko bangunan citra dan alat tehnik depok menjual amplas

www.materialbahanbangunan.com

Cara Mudah Mengamplas Kayu

Permukaan kayu supaya halus sebelum dilakukan finishing perlu untuk diamplas.

Pekerjaan mengamplas entah itu permukaan logam atau pun permukaan kayu, semuanya memiliki aturan atau tehnik tersendiri, agar permukaan benda yang kita amplas tidak menjadi cacat atau rusak, tentunya anda harus “dilarang untuk meng-copy artikel ini sembarangan karena artikel ini dibuat oleh tim www.materialbahanbangunan.com tolong cantumkan sumber jika anda ingin meng-copy data kami” mengetahui terlebih dahulu bagaimana Tehnik atau cara pengamplasannya, dalam hal ini kita akan memperlajari bagaimana proses pengamplasan permukaan kayu atau veneer sebelum memasuki tahap pengecatan atau tahap finishing, agar hasil finisihingnya bagus, tentu saja tehnik pengamplasan ini sangat penting sekali anda pelajari terlebih dahulu, Tujuan proses pengamplasan itu adalah berfungsi untuk menghaluskan permukaan bahan dengan cara digosokkan dengan amplas, tingkat kehalusan dan kekasaran permukaan amplas pada umumnya ditunjukkan oleh angka yang tercantum dibalik amplas tersebut. Semakin besar angka yang tertulis menunjukkan semakin halus dan rapat susunan pasir amplas tersebut.

Berikut ini akan kami uraikan proses Pengamplasan kayu secara baik dan benar, mulai dari tahapan persiapan sampai anda mendapatkan hasil amplasan permukaan kayu dan veneer yang anda amplas ke tahap yang cukup halus.

Prinsip pertama dan yang utama pada persiapan proses pengolahan kayu sebelum di finishing adalah untuk membersihkan defect dan cacat kayu sebersih mungkin. Walaupun pada kayu akan tetap ada cacat yang tidak bisa dihilangkan sama sekali. Dalam hal ini anda perlu mendefinisikan cacat mana yang tergolong minor (kurang penting) dan mana yang tergolong major (penting) sehingga anda bisa menentukan apakah cacat tersebut bisa diterima dengan sistem finishing yang akan anda pakai.

Kebiasaan

Mempersiapkan permukaan untuk finishing seharusnya berawal dari pemilihan bahan baku furniture, sejak anda memilih kayu sebelum diproses ke komponen dengan mempertimbangkan cacat kayu misalnya bebas dari mata kayu, pin holes, blue stain, sapwood atau retak.

Kemudian ketika komponen belum dirakit, permukaan kayu yang bisa diamplas sebisa mungkin lakukan pengamplasan sebaik mungkin sebelum perakitan karena ini akan sangat membantu anda mendapatkan hasil kualitas yang terbaik.

Selayaknya pula kebanyakan jenis finishing berfungsi untuk me(ng)ekspos) serat kayu yag menjadi nilai tinggi dari kayu tersebut.

Memilih Amplas

Beberapa jenis amplas dibuat berdasarkan jenis material. Ada amplas yang khusus dibuat untuk kayu yang keras misalnya. Pilihlah kertas amplas yang tidak mudah rontok.

Kebanyakan orang berpikir bahwa apabila menggunakan kertas amplas yang paling halus berarti akan mendapatkan permukaan kayu yang baik pula. Ini tidak benar, lebih baik pengamplasan dilakukan secara bertahap berdasarkan grit amplas.

BACA ARTIKEL YANG LAIN  Jenis Paku Dan Fungsinya

Setelah melalui proses mesin atau alat tukang kayu (ketam, serut dll), grit amplas pertama yang optimal bisa menggunakan no 80/100 untuk memotong esrat besar, marking mesin dan ujung-ujung kasar lainnya. Kemudian dilanjutkan dengan grit 120, 220/240. Pada level ini garis-garis kasar serat sudah tidak terlihat lagi. Apabila anda perlu melanjutkan dengan grit 320 tidak masalah dan ini juga tergantung dari jenis kayu yang digunakan. beberapa jenis kayu keras terutama memang memerlukan pengamplasan hingga grit 320 sebelum finishing.

Metode Pengamplasan

Anda boleh mengamplas berlawanan arah serat hanya pada pengamplasan PERTAMA, berarti pada waktu menggunakan amplas kasar (grit 80/100). Langkah ini berfungsi untuk mempercepat dan memotong serat kayu yang kasar dan membersihkannya dari cacat-cacat kayu lebih cepat, kemudian pengamplasan harus dilanjutkan HANYA searah serat kayu hingga sebelum bahan finishing diaplikasikan. Apabila pengamplasan dilakukan secara manual, sebaiknya gunakan sebatang kayu yang dilapis dengan bahan lebih lunak (softboard) ukuran sekitar 80x40x20mm sebagai ‘klos’ amplas. Klos ini akan membantu membuat alur pengamplasan lebih rata dan datar. Selain itu pula tangan anda terhindar dari kemungkinan luka karena goresan.

BERIKUT INI JENIS-JENIS AMPLAS BERDASARKAN FUNGSINYA

Berdasarkan fungsinya, amplas dikelompokkan menjadi 2 yaitu :

Amplas Besi Atau Logam

Amplas besi  adalah amplas yang digunakan untuk meratakan dan menghaluskan sebuah benda kerja berupa besi atau logam, atau  kerak-kerak besi.

Amplas besi terbuat dari baku silicon carbidePada amplas besi terdapat nomor, nomor tersebut berkisar dari angka 1 sampai 300, yang menandakan tingkat kehalusan dan kekasaran dari amplas tersebut. Cara membacanya angka 1 merupakan amplas kasar, dan amplas 300 merupakan amplas super halus, Jadi makin besar nomor yang terdapat pada amplas maka tingkat kekasaran amplas tersebut makin halus.Namun realitas yang terjadi dilapangan, jenis angka yang beredar biasanya dimulai dari angka 100 sampai 1000, akan sangat jarang sebuah tokoh mensuply stock ampals dengan tingkat kehalusan secara berurutan, biasanya sebuah toko bangunan atau toko cat yang mempunyai stock amplas dengan kelipatan 100, 200, 300, 400, 600, 800, 1000, 1500. Ini merupakan contoh ukuran amplas yang dijual dipasaran.Kenapa ukuran amplas berbeda, karena partikel yang digunakan  berbeda, sesuai dengan kegunaan amplas tersebut. jenis-jenis amplas yang tepat agar penggunaannya tidak malah merusak komponen kendaraan.

Amplas KayuAmplas kayu adalah suatu jenis amplas yang digunakan meratakan atau menghaluskan benda kerja dalam bentuk kayu. Jenis amplas kayu tidak jauh beda dengan amplas besi atau logam, hanya terletak pada penggunaannya. Karena yang berhubung ini mata kuliah teori dan cat, maka jenis amplas yang dibahas adalah yang berhubungan mata kuliah ini.

JENIS-JENIS AMPLAS BERDASARKAN PENGGUNAANNYA

BACA ARTIKEL YANG LAIN  Mengenal Kegunaan Pipa Depok Jakarta

Berdasarkan penggunaannya, amplas dapat dibedakan menjadi 2 yaitu : Amplas kering dan amplas basah

Amplas Kering

Amplas kering adalah suatu jenis amplas yang digunakan untuk meratan atau menghaluskan benda kerja atau panel  tampa cairan.

Amplas Basah

Amplas basah adalah suatu jenis amplas yang digunakan untuk meratakan atau menghaluskan benda kerja dengan menggunakan air atau spertus secara bersamaan.  Kedua amplas ini masing-masing memiliki keuntungan dan kekurangannya tersendiri.

KELEBIHAN  DAN KEKURANGAN AMPALAS KERING DAN BASAH

Kedua jenis amplas ini mempunyai keunggulan dan kekurangannya masing-masing, yaitu :

Kelebihan atau keuntungannya

kertas amplas tahan lamapekerjaan lebih cepat selesailantai tempat kerja tidak becektidak perlu isolasiKekurangannya menggunakan kertas amplas kering:

Menimbulkan debu di mana-manaSuara berisikKertas amplas mudah kotor mudah tertutupHasilnya tidak bisa langsung dilihatKelebihan atau keuntungan kertas amplas basah :

Tidak menimbulkan debuKertas amplas tidak lekas kotor tidak lekas tertutupHasilnya bisa langsung dilihaKekurangannya menggunakan kertas amplas basah:

Waktu pengeringan lebih lamaTempat kerja jadi becekHarus menyediakan airPengejaan lebih lama dan butuh isolasiKertas amplas tidak tahan lama

BERIKUT INI CARA MENGAMPLAS YANG BAIK DAN BENAR

 Pilih kertas amplas yang sesuai, kemudian potong menjadi 4 bagianPegang kertas amplas, jika menggunakan landasan maka sisi kertas amplas harus        dipegang rapat landasan jangan menggunakan bahan yang keras (kayu / besi)Tekan kertas amplas secukupnya kemudian gerakkan pada permukaan. Untuk permukaan yang rata, gunakan landasan yang rata pula

6.)   BERMACAM-MACAM BENTUK AMPLAS, MATERIAL SERTA KEKASARANNYA.

Berdasarkan bentuk, material serta kekasarannya, amplas diklasifikasi menjadi beberapa aitem yaitu :

a).  Klasifikasi Bentuk, berdasarkan bentuknya amplas dibedakan menjadi tipe roll dan tipe lembaran. Tipe roll ada yang berbentuk membulat dan ada yang berbentuk empat persegi panjang. Demikian juga tipe lembaran dibedakan dalam bentuk bulat dan empat persegi panjang.

b). Klasifikasi cara pemasangan, berdasarkan klasifikasinya amplas dibedakan tipe adhesive, tipe velcro, dan tipe non adhisive.

c). Klasifikasi material, berdasarkan materialnya perbendaan didasarkan   pada jenis   material belakang dan material partikel abrasifnya.

Berdasarkan material belakang ada empat jenis, yaitu kertas, kertas tahan air, kain, dan fiberglass.

Ditinjau dari  material partikel abrasifnya dibedakan ada yang terbuat dari silicon carbide, dan ada yang terbuat dari oxidized aluminium. Amplas terdiri dari partikel abrasif yang diletakkan pada material backing. Partikel abrasif yang terbuat dari silicon carbide, terpecah-pecah menjadi butiran kecil pada saat pengamplasan, dan secara konstan memunculkan tepian yang baru dan tajam.

Partikel-partikel ini sangat sesuai untuk mengamlpas (sanding) cat yang relatif lunak. Sebaliknya, karena partikel aluminium oxide sangat kuat dan tahan aus, maka material ini sangat sesua untuk mengamplas (sanding) cat yang relatif keras.   Ada dua metode yang digunakan dalam melapisi partikel abrasive pada material backing, yaitu metode lapisan terbuka dan lapisan tertutup. Pada metode lapisan terbuka, ada jarak yang lebih lebar diantara partikel-pertikel. Hal ini memungkinkan partikel yang diamplas terlepas dari partikel abrasif, dan mencegah permukaan amplas menjadi ntersumbat. Metode lapisan terbuka ini terutama digunakan untuk pengamplasan kering (dry-sanding).

BACA ARTIKEL YANG LAIN  Jenis Tangki Air

Amplas tipe lapisan tertutup memiliki partikel abrasif yang dikemas rapat dan digunakan terutama untuk pengamplasan basah (wet sanding), dimana tidak ada resiko amplas menjadi tersumbat.

d). Klasifikasi Grit (kekerasan)

Nomor grit biasanya dicetak pada bagian belakang amplas. Semakin besar  nomor grit, semakin halus partikel abrasifnya.

Rentang nomor dari nomor grit yang digunakan untuk pengecatan automotif adalah antara #60 dan #2000.

Sebelum menggunakan amplas, faktor yang sangat penting adalah memilih  nomor grit yang berpengaruh pada hasil kerja, dan seberapa lama pekerjaan dilakukan.

Sebagai contoh pemborosan waktu dan tenaga akan terjadi, apabila amplas dengan kekasaran yang halus, misal #600 digunakan untuk mengupas cat aslinya, apabila top coat diaplikasi setelah mengupas permukaan dengan amplas yang memiliki grit #60, maka tidak akan diperoleh lapisan akhir yang halus, seberapapun lapisan diaplikasikan.

Dalam praktek tanda yang ditinggalkan oleh amplas dengan grit #80 tidak dihilangkan dengan mudah oleh grit #200. oleh sebabitu, yang penting untuk “dilarang untuk meng-copy artikel ini sembarangan karena artikel ini dibuat oleh tim www.materialbahanbangunan.com tolong cantumkan sumber jika anda ingin meng-copy data kami” dilakukan adalah berganti pada grit yang lebih halus secara bertahap, sehingga dapat menghilangkan goresan yang ditiggalkan oleh amplas terdahulu.

e). Material sanding tipe lain

Disamping amplas, ada pula material sanding yang lain, yaitu material dimana syntetic fiber dapat dikusutkan seperti felt. Menggunakan adesif, partikel abrasif dikaitkan satu sama lain oleh fiber.

Oleh karena fleksibilitasnya, maka materialini sangat sesuai untuk pekerjaan sanding permukaan yang memiliki konfigurasi panel relatif komplek (rumit), yang tidak mudah dijangkau oleh amplas.

Oleh karena ketahanan air dan keandalannya yang tinggi maka ia dapat digunakan pada pengamplasan basah dan pengamplasan kering

Demikian tadi cara mengamplas kayu sebelum difinishing. semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat bagi anda. silahkan kunjungi kami di www.materialbahanbangunan.com jika anda ingin membeli berbagai jenis amplas yang anda butuhkan.

Anda bisa mendapatkan semua bahan yang diperlukan di atas di toko kami www.materialbahanbangunan.com/alamat

Grosir / request alat teknik dan bangunan yang cukup sulit WHATSAPP only ya 0857-1003-2801 atau https://wa.me/6285710032801 Kita menyediakan admin khusus, silahkan chat wa di nomor tersebut. Jam aktif nya di jam 7 pagi – 5.30 sore setiap senin-sabtu.

Toko kami BUKA SETIAP HARI bisa mengunjungi Tokopedia kami di bawah ini

https://www.tokopedia.com/citrabangunan?keyword=amplas%20kayu

atau untuk melihat katalog produk kami yang lain Anda dapat lihat pada website kami di www.materialbahanbangunan.com

khusus pemesanan bahan bangunan yang besar, seperti triplek, tangki air, seng, pipa, dll.

bisa hubungi nomer 0851 0000 2579 atau 0851 004 39 630 atau 7888 1702 ( khusus telfon)

“mohon tidak meng copy artikel ini sembarangan karena artikel ini dibuat oleh tim www.materialbahanbangunan.com mohon sertakan sumber bila anda memang mau meng copy data kami”

Selamat Berbelanja, Kami Tunggu Kedatangan dan Pesan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *